Identifikasi Spesies Baru Dinosaurus Predator Raksasa, Sepupu Terdekat T.rex

Jum'at, 01 April 2011 15:18 WIB

Jumat, 1 April 2011 - "Kami menamakan genus baru ini Zhuchengtyrannus magnus - artinya 'Tiran dari Zhucheng' - karena tulangnya ditemukan di kota Zhucheng, Provinsi Shandong Cina timur."


Para ilmuwan telah mengidentifikasi spesies baru dinosaurus raksasa theropoda – kerabat dekat T.rex – dari fosil tengkorak dan tulang rahang yang ditemukan di Cina. Menurut temuan yang dipublikasikan secara online (01 April 2011) dalam jurnal ilmiah Cretaceous Research, spesies baru dinosaurus yang bernama “Zhuchengtyrannus magnus” ini mungkin memiliki ukuran panjang sekitar 11 meter, tinggi sekitar 4 meter, dan beratnya hampir mencapai 6 ton.

Perbandingan ukuran dan skalanya dengan T. rex, dinosaurus baru ini merupakan salah satu dinosaurus theropoda (karnivora) terbesar yang pernah diidentifikasi oleh para ilmuwan.

Berdampingan dengan T. rex dan Tarbosaurus Asia, Zhuchengtyrannus magnus adalah salah satu dari kelompok khusus theropoda raksasa yang disebut tyrannosaurines. Tyrannosaurines pernah hidup di Amerika Utara dan Asia Timur selama Periode Kapur Akhir, yang berlangsung dari sekitar 99 hingga 65 juta tahun yang lalu.

Zhuchengtyrannus dapat dibedakan dari tyrannosaurines lainnya dengan suatu kombinasi fitur unik tengkorak yang tidak terdapat pada theropoda lain,” jelas Dr David Hone dari Sekolah Ilmu Biologi dan Lingkungan UCD di University College Dublin, Irlandia, penulis utama makalah ilmiah.

“Hanya dengan beberapa tulang tengkorak dan rahang untuk dikerjakan, sulit untuk secara tepat mengukur ukuran keseluruhan hewan ini. Namun tulang yang kami miliki hanya beberapa sentimeter lebih kecil dari yang setara spesimen T.rex yang terbesar. Jadi tidak diragukan lagi bahwa Zhuchengtyrannus adalah tyrannosaurine besar.”

“Kami menamakan genus baru ini Zhuchengtyrannus magnus – yang artinya ‘Tiran dari Zhucheng’ – karena tulangnya ditemukan di kota Zhucheng, Provinsi Shandong Cina timur,” kata Dr Hone.

Seorang anggota utama tim peneliti internasional yang terlibat dalam penelitian ini adalah Profesor Xu Xing dari Institut Paleontologi dan Paleoantropologi Vertebrata Beijing di Cina. Profesor Xu telah menamai lebih dari 30 dinosaurus, menjadikannya sebagai pemimpin dunia dalam hal mendeskripsikan spesies baru dinosaurus.

Tyrannosaurines, kelompok yang meliputi T.rex beserta kerabat terdekatnya, merupakan karnivora besar yang dikarakterkan dengan senjata ringan dua-jari tangan, dan rahang besar yang bisa menghantarkan gigitan kuat penghancur tulang. Mereka mungkin predator sekaligus pemakan bangkai.

Bersama dengan situs di dekatnya, tambang di Provinsi Shandong, Cina bagian timur, di mana sisa-sisa karnivora besar ini ditemukan mengandung salah satu konsentrasi terbesar tulang dinosaurus di dunia. Sebagian besar spesimen digali dari tambang tempat spesies raksasa hadrosaurus, atau dinosaurus berparuh bebek. Penelitian ini menunjukkan bahwa daerah tersebut mengandung begitu banyak fosil dinosaurus karena merupakan dataran banjir besar di mana banyak mayat dinosaurus yang tersapu bersamaan selama banjir dan fosilisasi.

Sumber artikel: Long lost cousin of  T. rex identified by scientists (eurekalert.org)
Kredit:
University College Dublin
Informasi lebih lanjut: David W.E. Hone, Corwin Sullivan, Xijin Zhao, Xing XuA, Kebai Wang, Shuqing Chen, Dunjin Li, Shuan Ji, Qiang Ji. A new, large tyrannosaurine theropod from the Upper Cretaceous of China. Cretaceous Research, in press. DOI: 10.1016/j.cretres.2011.03.005

Shared: