Program Internal

Ekspedisi Baruna Jaya

Universitas Muhammadiyah Malang


        Indonesia merupakan negara maritim kepulauan terbesar di dunia. Kekayaan dan keragaman biota dan ekosistem laut menjadikan laut nusantara sebagai gudang keanekaragaman hayati bahari (mega marine biodiversity) dengan wilayah kedaulatannya mulai dari 92o BT sampai dengan 141o BT dan dari 7o20’ LU sampai dengan 14o LS. Di samping itu Indonesia juga memiliki kurang lebih 17.508 pulau besar dan kecil dengan panjang garis pantai 81.000 km dengan total luas perairan laut sekitar 7,73 juta km.

      Sebagai negara maritim kepulauan terbesar dan gudang keanekaragaman hayati bahari dunia, sangat tepat apabila Indonesia perlu mengembangkan program pengenalan wawasan dan potensi kebaharian/kelautan. Program ini akan menjadi penting maknanya karena kebijakan pemerintah yang saat ini mulai menjadikan sektor kelautan sebagai penggerak (prime-mover) ekonomi nasional. Meskipun demikian, kegiatan tersebut hendaknya ditujukan sebesar-besarnya bagi kepentingan nasional, yang salah satunya adalah untuk memperkuat ketahanan pangan dan eksplorasi sumber daya bahari. Kemampuan untuk memanfaatkan potensi laut Indonesia secara optimal sangat bergantung tidak saja pada ketersediaan dan penguasaan iptek, tetapi juga pada wawasan kebaharian yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.

      Mulai tahun 2007, Ditjen Dikti telah meluncurkan program kebaharian, tetapi kurang menekankan aspek riset. Namun, riset kebaharian memerlukan biaya yang tinggi dan fasilitas khusus. Di sisi lain, Lembaga Oseanografi Nasional (LON) memiliki fasilitas kapal dan riset yang memadai, tetapi pemanfaatannya masih dapat ditingkatkan. Untuk mengatasi masalah biaya yang mahal dan fasilitas yang umumnya tidak dimiliki oleh perguruan tinggi, mulai tahun 2009 DP2M Dikti mengembangkan program riset kebaharian khusus bagi ilmuwan yang tertarik di bidang kebaharian dengan melakukan kerjasama dengan LON-LIPI dengan nama program Pengenalan Wawasan dan Potensi Kebaharian/Kelautan Melalui Ekspedisi Baruna Jaya. 

      
Untuk dapat memanfaatkan potensi laut Indonesia dan memahami dinamika dan kompleksitasnya, perlu dukungan riset eksplorasi yang memadai agar diperoleh gambaran yang komprehensif tentang karakteristik sumber daya, jasa, dan lingkungan yang ada dalam laut tersebut. Kegiatan ekspedisi Kapal Latih/Riset Baruna Jaya ini merupakan salah satu bentuk kegiatan untuk meningkatkan wawasan kebaharian sekaligus pemahaman yang lebih baik tentang potensi sumber daya, jasa, dan lingkungan bahari.

Download : File ini Ekspedisi Baruna Jaya
                Panduan
Ekspedisi Baruna Jaya

BACK

Shared: