Program Internal

PROGRAM HIBAH KOMPETISI BERBASIS INSTITUSI
(PHK-I)

 
Universitas Muhammadiyah Malang


       Sejalan dengan  kebijakan  Direktorat  Jenderal  Pendidikan  Tinggi (Ditjen Dikti) yang tertuang dalam HELTS 2003-2010, program hibah ini dimaksudkan untuk mendorong  terwujudnya  perguruan  tinggi  yang  berkualitas,  dikelola  secara otonom  dalam  lingkungan  organisasi  yang  sehat,  sehingga  mampu menghasilkan luaran  yang  bermutu  dan  berdaya saing tinggi. Program  hibah ini  diharapkan  sekaligus  juga  dapat  memberdayakan  manajemen  perguruan tinggi  untuk  menerapkan  prinsip-prinsip  otonomi  yang  secara  bersamaan menjamin adanya akuntabilitas.

        Ditjen  Dikti  telah  menetapkan  strategi  pendanaan  perguruan  tinggi  yang secara  sistematis  dan  bertahap  mengarah  pada  sistem  hibah  blok  yang memberikan  otonomi  lebih  besar  kepada  perguruan  tinggi  untuk  mengelola dan  memanfaatkan  dana  tersebut  dengan  tuntutan  akuntabilitas  yang  lebih besar  pada  perguruan  tinggi.  Hibah  blok  yang dimaksud dialokasikan antara lain melalui skema kompetisi.

        Sejak  diluncurkan  pertama  kali  pada  tahun  1995  penerapan  konsep pendanaan  bersaing  telah  berevolusi  sesuai  dengan  berjalannya  waktu.  Pada awal  penerapannya,  pendanaan  diarahkan  pada  unit  terkecil  di  perguruan tinggi  yang  menyelenggarakan  program  studi.  Pilihan  ini  dimaksudkan  agar perbaikan  mutu  dapat  lebih  mudah  untuk  diamati  dan  diukur.  Evaluasi terhadap  hasil  dan  penyelenggaraan  program  hibah  kompetisi  yang  sudah diselenggarakan  selama  ini  menunjukkan  bahwa  sudah  tepat  saatnya  untuk memperluas sasaran program hingga pada tingkat institusi.

        Atas  dasar  pemikiran  di  atas,  maka  program  hibah  kompetisi  ini  akan menempatkan  institusi  perguruan  tinggi  bukan  hanya  sebagai  unit  pengusul dan pelaksana hibah, namun juga sebagai pihak yang akan bertanggung-jawab langsung atas pelaksanaan dan hasil program kegiatan yang didanai oleh hibah tersebut. Jika pada program PHK sebelumnya unit penerima hibah adalah unit su mberdaya yang mengelola langsung program studi, maka dalam program ini hibah  diberikan  pada  tingkat  perguruan  tinggi.  Adapun  pemanfaatan  dan pengelolaan  program  yang  terkait  dengan  pendanaan  yang  diberikan diserahkan pada perguruan tinggi sesuai dengan proposal yang diajukan. Saat  ini,  Ditjen  Dikti  mengelola  sekitar  2.800  perguruan  tinggi  yang berbentuk Universitas, Institut, Sekolah Tinggi,  Politeknik,  dan Akademi, baik yang  diselenggarakan  oleh  Pemerintah  maupun  oleh  masyarakat.  Mereka inilah  yang  akan  menjadi  sasaran  dari  program  hibah  ini.  Menyadari  akan keragaman  bentuk  dan  tingkat  kematangan  institusi  perguruan  tinggi  yang ada, maka kompetisi akan dirancang secara berlapis (tiered-system).

        Program ini ditujukan  untuk  meningkatan  mutu  dan relevansi  perguruan  tinggi  menuju  perguruan  tinggi  yang  sehat,  otonom, akuntabel,  dan  berkontribusi  pada  daya  saing  bangsa.  Selanjutnya  dengan memperhatikan  tiga  pilar  pengembangan  yang  tertuang  dalam  rencana strategis  Ditjen  Dikti,  dan  sebagai  kesinambungan  dari  program  hibah kompetisi  sebelumnya  (PHK  A-1,  A-2,  A-3  dan  B),  maka  program  ini  secara khusus  ditujukan  untuk  memfasilitasi  perguruan  tinggi  melakukan pengembangan dalam 3 (tiga) tema berikut.

A.  Peningkatan kapasitas institusional dan mutu manajemen perguruan tinggi
B.  Peningkatan mutu, relevansi dan efisiensi Program Studi
C.  Pengembangan program unggulan perguruan tinggi

Download : File ini
Program Hibah Kompetensi Berbasis Institusi
                Panduan Program Hibah Kompetensi Berbasis Institusi

BACK

Shared: